Inilah yang aku sebut, Mahasiswa !

Dear mahasiswa,

Udah satu setengah tahun aku memiliki gelar tertinggi di negara ini,

gelar yang selalu dibangga-banggakan orang, apa lagi kalo bukan MAHASISWA..

Sungguh menyenangkan berpredikat sebagai seorang mahasiswa,

tampil oke kapanpun dan dimanapun dia berada.. Dialah pembela kaum kecil, penentang penguasa..

Dia datang, bersinar, dan melawan arus..

Dialah sang cahaya perubahan, membumikan bumi dan memanusiakan manusia..

Dialah Mahasiswa..

 

Tapi, mahasiswa tak selalu identik dengan itu..

Masih banyak warna warni pelangi kehidupan mahasiswa..

baiklah sobat, aku akan sedikit publikasi mengenai hasil penelitianku sendiri belakangan ini..

Aku mengamati pola hidup mahasiswa dari berbagai sudut..

 

Waktu sekolah dulu kalo mau ujian ngurung diri dikamar, serius belajar, lelah, tidur..

Subuh bangun lagi, belajar lagi.. Itu dulu, kisah masa lalu..

 

Sekarang mahasiswa? we are different..

bosan ngurung diri di kamar, lari ngurung diri di burjo..

tanpa alasan yang jelas, mengatasi was was,

dengan segelas indocafe dan sepiring omlette..

bangun subuh buat belajar? Kondisional (kalo tak boleh disebut tak pernah)

ntar bangunnya jam 10 pagi (sebagian orang bilang ini sudah siang)

setelah itu mandi, dan senjata pamungkasnya adalah dhuha

memohon pada Yang Maha Kuasa agar diberi kemudahan

yah, memang mahasiswa lah yang paling mengerti cara langit ^__^

Ujian? Senyum senyum tanpa tau makna senyum itu apa.. 😀

 

 

yang ke-dua…

 

waktu aku masih sekolah, teramat sangat rajin masuk..

padahal absensi bukanlah syarat ikut ujian..

wes pokoknya masuk lah,

biasa, anak sekolah jadi korban sindrom kerajinan..

 

Lha sekarang? sumpah aneh

absensi syarat utama ikut ujian, rajinnya bolos minta ampun..

kalo perlu, kuliah cuman titip salam sama dosen..

Tanda tangan tanpa ada satu makhluq pun yang bertanggungjawab

atas coretan di lembar absensi itu..

Santai kayak dipantai, padahal kampus dengan pantai gg kebayang jauhnya..

 

 

Tapi beginilah dunia kampus, tak sepenuhnya bisa disalahkan..

karena mungkin hal-hal konyol seperti inilah,

yang membuat kita hidup lebih dewasa, bermakna, dan indah..

 

 

Tapi. . . .

jangan melampaui batas yaap.. ^_^

Ingat mama di rumah..

 

 

 

Salam Mahasiswa !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: